Trending
Profesi DPO Makin Krusial Di Dunia, Indonesia Masih Tertinggal?
Di banyak negara, DPO sudah menjadi profesi strategis yang wajib ada dalam organisasi. Namun di Indonesia, implementasinya masih belum merata. Menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi dan prakti
Andita Ismael Dr. Rizal Akbar
Semua Serba Online, Tapi Data Warga Masih Gampang Bocor
Di tengah percepatan digitalisasi, semua layanan kini serba online—namun data warga masih gampang bocor. Lonjakan serangan siber dan miliaran data yang terekspos menunjukkan bahwa perlindungan data pr
Andita Ismael Dr. Rizal Akbar
Pengukuran Maturitas Kepatuhan PDP Sebagai Pilar Strategis Tata Kelola Perusahaan
Pengukuran maturitas kepatuhan PDP di perusahaan memastikan kesiapan organisasi dalam memenuhi regulasi pelindungan data pribadi secara terukur dan berkelanjutan. Dengan pengukuran maturitas kepatuhan
Andita Ismael Rizal Akbar
Dr. Rizal Akbar Dr. Rizal Akbar
Panduan Praktik PDP Terbaik Perusahaan Di Era UU PDP Dan GDPR
Kepatuhan terhadap Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi dan General Data Protection Regulation bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi fondasi kepercayaan, karena data pribadi adalah tanggung jawab, b
Andita Ismael Dr. Rizal Akbar
Most Viewed
Menghapus Aplikasi Tidak Selalu Menghapus Data Anda
Menghapus aplikasi dari ponsel tidak selalu berarti data pribadi Anda ikut terhapus dari sistem penyedia layanan. Karena itu, pelindungan data pribadi dan kepatuhan PDP juga mencakup bagaimana data di
Andita Ismael Dr Rizal Akbar
Krisis Kepercayaan Digital: Deretan Kebocoran Data Picu Desakan Reformasi Keamanan Si
Deretan kebocoran data di berbagai sektor kembali memicu krisis kepercayaan digital di Indonesia. Di tengah meningkatnya ancaman siber, publik dan pemangku kebijakan kini mendesak reformasi keamanan s
Andita Ismael Dr. Rizal Akbar
Urgensi Sertifikasi DPO Di Indonesia: Kunci Kepatuhan PDP Dan Ketahanan Organisasi Di
Sertifikasi DPO menjadi langkah strategis untuk memperkuat Kepatuhan PDP di tengah meningkatnya risiko data digital. DPO yang tersertifikasi memastikan keamanan data sekaligus membangun kepercayaan da
Andita Ismael Rizal Akbar
Dr. Rizal Akbar Dr. Rizal Akbar
Dr. Rizal Akbar Dr. Rizal Akbar
Tantangan Implementasi Pelindungan Data Pribadi
Tantangan Implementasi UU PDP di Indonesia
Dr. Rizal Akbar Dr. Rizal Akbar
Perkuat Kepatuhan PDP, TPCC Gelar Seminar Mitigasi Risiko Kegagalan Pelindungan Data Pribadi
TPCC menyelenggarakan seminar bertajuk Mitigasi Risiko Perusahaan atas Kegagalan Pelindungan Data Pribadi untuk memperkuat pemahaman mengenai kepatuhan PDP sekaligus menyoroti pentingnya peran Data Protection Officer (DPO) dalam organisasi. Waktu Baca: 3 Menit
Kesadaran terhadap pentingnya pelindungan data pribadi dan kepatuhan PDP terus meningkat seiring berkembangnya transformasi digital di berbagai sektor. Menjawab kebutuhan tersebut, Taat PDP bersama TPCC (Telkom Professional Certification Center) menyelenggarakan seminar edukasi bertajuk "Mitigasi Risiko Perusahaan atas Kegagalan Pelindungan Data Pribadi" pada Kamis, 25 Juni 2026, bertempat di Gedung TPCC, Gegerkalong, Bandung.
Seminar ini diselenggarakan secara gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi mengenai pelindungan data pribadi, membangun budaya kepatuhan PDP, serta memberikan pemahaman kepada perusahaan mengenai pentingnya tata kelola data pribadi di tengah meningkatnya risiko digital.
Pelindungan Data Pribadi Bukan Lagi Sekadar Kewajiban, tetapi Strategi Mitigasi Risiko
Dalam seminar tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai risiko yang dapat dihadapi organisasi apabila gagal menerapkan pelindungan data pribadi secara memadai.
Risiko tersebut tidak hanya berupa potensi kebocoran data, tetapi juga dapat mencakup gangguan operasional, penurunan kepercayaan pelanggan, kerugian finansial, hingga konsekuensi hukum akibat tidak terpenuhinya prinsip kepatuhan PDP.
Melalui seminar ini, peserta diajak memahami bahwa kepatuhan PDP bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi manajemen risiko perusahaan yang mendukung keberlanjutan bisnis.
Menghadirkan Praktisi Data Protection Berpengalaman
Seminar menghadirkan Dr. Rizal Akbar, seorang Data Protection Officer (DPO) tersertifikasi BNSP yang sebelumnya menjabat sebagai Vice President Data Protection di Telkom Indonesia.
Berbekal pengalaman dalam pengelolaan pelindungan data pribadi di lingkungan korporasi, Dr. Rizal Akbar membagikan wawasan mengenai tantangan implementasi kepatuhan PDP, peran strategis Data Protection Officer (DPO), serta langkah-langkah mitigasi risiko yang dapat diterapkan organisasi untuk memperkuat tata kelola data pribadi.
Materi yang disampaikan juga menekankan bahwa pelindungan data pribadi tidak hanya menjadi tanggung jawab divisi teknologi informasi, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh fungsi bisnis agar kepatuhan PDP dapat diterapkan secara menyeluruh.
Taat PDP Dorong Edukasi dan Sosialisasi Kepatuhan PDP
Sebagai platform yang berfokus pada pelindungan data pribadi dan kepatuhan PDP, Taat PDP terus berkomitmen menjadi kanal edukasi, sosialisasi, dan penyebaran informasi mengenai tata kelola data pribadi di Indonesia.
Melalui berbagai artikel edukatif, webinar, seminar, hingga pelatihan, Taat PDP mendorong peningkatan pemahaman masyarakat, pelaku usaha, dan organisasi mengenai pentingnya penerapan kepatuhan PDP dalam setiap proses bisnis.
Selain menjadi media edukasi, Taat PDP juga menyediakan kanal informasi dan pendaftaran bagi masyarakat maupun organisasi yang ingin mengikuti pelatihan serta sertifikasi Profesi Pelindungan Data Pribadi (PPDP) maupun Data Protection Officer (DPO).
Kolaborasi dengan TPCC untuk Pengembangan Kompetensi DPO
Penyelenggaraan seminar ini juga menjadi bagian dari kolaborasi antara Taat PDP dan TPCC (Telkom Professional Certification Center) dalam mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang pelindungan data pribadi.
Sebagai lembaga yang bekerja sama dalam penyelenggaraan sertifikasi profesi, TPCC memfasilitasi proses sertifikasi kompetensi Data Protection Officer (DPO) yang mengacu pada skema sertifikasi yang telah memperoleh lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Di tengah meningkatnya kebutuhan akan profesi DPO, masyarakat diimbau untuk memastikan bahwa pelatihan maupun sertifikasi yang diikuti diselenggarakan melalui skema sertifikasi yang resmi dan berlisensi BNSP. Hal ini penting agar kompetensi yang diperoleh memiliki pengakuan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui kanal Taat PDP, peserta dapat memperoleh informasi mengenai jadwal seminar, pelatihan, hingga proses pendaftaran sertifikasi profesi PPDP maupun DPO yang diselenggarakan bersama mitra resmi.
Membangun Budaya Kepatuhan PDP Dimulai dari Edukasi
Seminar "Mitigasi Risiko Perusahaan atas Kegagalan Pelindungan Data Pribadi" menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat kesadaran bahwa pelindungan data pribadi merupakan tanggung jawab bersama.
Semakin pesatnya transformasi digital membuat organisasi perlu memperkuat tata kelola data, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, dan menerapkan kepatuhan PDP secara konsisten. Di sinilah edukasi memegang peran penting sebagai fondasi untuk membangun budaya perlindungan data yang berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antara Taat PDP sebagai platform edukasi dan sosialisasi kepatuhan PDP dengan TPCC sebagai mitra penyelenggara pelatihan dan sertifikasi profesi, diharapkan semakin banyak organisasi yang mampu memahami, menerapkan, dan meningkatkan kualitas pelindungan data pribadi di Indonesia.
Andita Ismael Dr Rizal Akbar
Sumber: https://www.taatpdp.id/
Berikan Opini Anda
Belum ada opini.











